Breaking News
light_mode
Trending Tags

Target Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Matangkan Persiapan di Banyuwangi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 31 Jul 2026

SUARA BANYUWANGI – Tim nasional (Timnas) BMX Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan berlangsung di Jepang pada September mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi, Jawa Timur.

Pelatnas tersebut menjadi bagian dari strategi Indonesia Cycling Federation (ICF) untuk meningkatkan performa atlet, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental. Dengan fasilitas berstandar internasional yang dimiliki Banyuwangi, para atlet diharapkan mampu tampil maksimal saat menghadapi persaingan di level Asia.

Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, bahkan turun langsung meninjau latihan para atlet pada Kamis (30/7/2026). Dalam kunjungannya, ia didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF Jadi Rajagukguk, tim analis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Menurut Todotua, fasilitas yang dimiliki Sirkuit BMX Banyuwangi sudah memenuhi kebutuhan atlet untuk menjalani persiapan menuju ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

“Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi. Ini sudah sangat proper sekali. Treknya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games,” ujar Todotua.

Ia menilai keberadaan sirkuit tersebut bukan hanya bermanfaat untuk persiapan Asian Games 2026, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet muda BMX Indonesia.

Todotua mengatakan, Banyuwangi berpotensi menjadi pusat pengembangan BMX nasional yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games 2027.

“Latihan di sini bukan hanya untuk Asian Games saja, tetapi juga mempersiapkan bibit atlet BMX Indonesia ke depan, sekaligus bagian dari persiapan menuju SEA Games tahun depan,” tambahnya.

ICF Bidik Lebih dari Satu Medali Emas

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk, mengungkapkan bahwa Kemenpora menargetkan empat medali emas dari cabang olahraga balap sepeda pada Asian Games 2026. Salah satu emas diharapkan datang dari nomor BMX.

Namun, menurut Jadi, federasi memiliki target yang lebih tinggi.

“Target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu medali emas. Karena itu kami memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim cycling mampu memberikan hasil terbaik di Asian Games,” katanya.

Untuk mengejar target tersebut, ICF memusatkan latihan tujuh atlet terbaik BMX Indonesia di Banyuwangi. Mereka menjalani program latihan intensif dengan memanfaatkan lintasan berstandar Olimpiade yang tersedia di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi.

Sirkuit tersebut memiliki panjang lintasan sekitar 465 meter dengan empat obstacle high jump, dua start gate setinggi 5 meter dan 8 meter, serta tujuh line yang dirancang sesuai standar kompetisi internasional.

Secara keseluruhan, Indonesia berencana mengirim 21 atlet balap sepeda beserta tujuh pelatih untuk berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Asah Mental Lewat Try Out Internasional

Selain menjalani latihan rutin di Banyuwangi, para atlet BMX Indonesia juga dijadwalkan mengikuti sejumlah uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games.

Program try out tersebut akan digelar di beberapa negara, seperti Australia, Jepang, dan Malaysia. Melalui kompetisi internasional tersebut, para atlet diharapkan memperoleh pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan jam terbang menghadapi lawan-lawan terbaik di Asia.

“Kita harapkan dengan mengikuti try out di luar negeri, para atlet semakin terbiasa menghadapi kompetisi tingkat Asia sehingga mental bertanding mereka semakin kuat,” jelas Jadi.

Jasmine dan Amellya Siap Persembahkan Prestasi

Semangat tinggi juga ditunjukkan para atlet yang tengah menjalani pelatnas. Dua atlet putri BMX Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi dan peraih medali emas Asian Games sebelumnya, Amellya Nur Sifa, mengaku siap memberikan penampilan terbaik.

Meski menjalani latihan intensif hingga enam hari setiap pekan, keduanya tetap menjaga motivasi dan fokus menghadapi persaingan di Asian Games.

Jasmine menyebut kondisi tim saat ini semakin solid, sedangkan Amellya bertekad mempertahankan gelar juara yang pernah diraihnya.

“Persiapan sejauh ini sudah cukup matang, tinggal menjaga konsistensi performa. Target pribadi saya tentu ingin mempertahankan medali emas dan memberikan hasil luar biasa untuk Indonesia,” tegas Amellya.

Dengan dukungan fasilitas latihan berstandar internasional, program try out ke luar negeri, serta persiapan yang semakin matang, Timnas BMX Indonesia optimistis mampu bersaing dan membawa pulang medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Versi ini sudah dioptimalkan untuk SEO dengan penggunaan kata kunci seperti Timnas BMX Indonesia, Asian Games 2026, Banyuwangi, Pelatnas BMX, dan medali emas yang tersebar secara natural, disertai struktur heading yang ramah mesin pencari dan tetap nyaman dibaca oleh pembaca manusia.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Dhika Resta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less