Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pulau Santen Jadi Lokasi HKGB ke-74, Bhayangkari Jatim Gelar Bansos dan Tanam Mangrove

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUARA BANYUWANGI – Kepedulian terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 yang digelar Bhayangkari Daerah Jawa Timur di Pulau Santen, Banyuwangi, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur, Ny. Dewi Nanang Avianto, bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. Turut mendampingi Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi.

Dalam kegiatan HKGB ke-74 tersebut, Bhayangkari menyasar masyarakat pesisir melalui kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus membantu meringankan kebutuhan warga di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pokok.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ny. Dewi Nanang Avianto mengatakan, aspek kesehatan juga menjadi perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut. Oleh karena itu, Bhayangkari menghadirkan pelayanan kesehatan agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kesehatan penting bagi setiap individu. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Ny. Dewi Nanang Avianto.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada perwakilan warga penerima manfaat oleh Kapolda Jawa Timur bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur. Penyerahan tersebut turut didampingi Kapolresta Banyuwangi dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi.

 

HKGB ke-74 Juga Fokus pada Kelestarian Pesisir

Kepedulian Bhayangkari dalam rangkaian HKGB ke-74 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial. Rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan penanaman mangrove dan aksi bersih pantai di kawasan Pulau Santen.

Kegiatan lingkungan tersebut diikuti sekitar 200 peserta, termasuk anggota TNI, Polri, serta sejumlah dinas terkait.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem pantai dan laut agar tetap lestari. Menurutnya, keberlangsungan ekosistem pesisir memiliki manfaat penting bagi kehidupan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir.

Upaya pelestarian lingkungan tersebut mendapat dukungan dari Kapolda Jawa Timur. Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa menjaga kawasan pesisir merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Alam telah menghidupi kita dari dahulu sampai sekarang. Karena itu, harus kita jaga untuk generasi ke depan,” kata Kapolda Jatim.

 

Kepedulian Sosial dan Lingkungan Berjalan Bersamaan

Rangkaian HKGB ke-74 di Pulau Santen Banyuwangi menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Melalui bakti sosial, pelayanan kesehatan, penanaman mangrove, hingga aksi bersih pantai, Bhayangkari Jatim berupaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan pesisir.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga kesehatan, membantu sesama, serta merawat ekosistem pantai dan laut untuk generasi mendatang.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Dhika Resta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less