Di Tengah Erupsi Anak Krakatau, Penumpang KA Daop 9 Jember Justru Meningkat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUARA BANYUWANGI – Kereta api masih menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh di tengah dinamika mobilitas akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. KAI Daop 9 Jember mencatat adanya peningkatan volume penumpang pada periode 5–8 September 2026.
Selama empat hari tersebut, KAI Daop 9 Jember melayani 78.751 penumpang, yang terdiri dari pelanggan keberangkatan maupun kedatangan di berbagai stasiun dalam wilayah operasional Daop 9 Jember.
Jumlah tersebut meningkat 4,71 persen dibandingkan periode 29 Agustus–1 September 2026. Pada periode sebelumnya, volume penumpang tercatat sebanyak 75.206 orang.
Peningkatan mobilitas juga terlihat pada perjalanan masyarakat dari dan menuju sejumlah kota besar, termasuk Jakarta dan Bandung.
Penumpang Jember-Jakarta Meningkat
Untuk perjalanan dari dan menuju Jakarta, KAI Daop 9 Jember mencatat 1.990 penumpang selama periode 5–8 September 2026.
Angka tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode 29 Agustus–1 September 2026 yang mencatat 1.779 penumpang.
Perjalanan menuju Jakarta maupun sebaliknya dilayani melalui KA Pandalungan 1 dan Pandalungan 2 dengan relasi Jember–Gambir pulang-pergi (PP). Selain itu, tersedia KA Blambangan Ekspres dengan relasi Ketapang–Pasarsenen PP.
Sementara itu, mobilitas masyarakat dari dan menuju Bandung juga mengalami kenaikan.
Pada periode 5–8 September 2026, tercatat sebanyak 667 penumpang menggunakan layanan kereta api untuk perjalanan dari dan menuju Bandung. Jumlah tersebut meningkat sekitar 22 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencatat 527 penumpang.
Perjalanan Ketapang–Bandung PP tersebut dilayani melalui KA Sangkuriang.
Kereta Api Tetap Jadi Pilihan Masyarakat
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan peningkatan volume penumpang menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi antarkota masih cukup tinggi.
Menurutnya, perjalanan menuju kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung tetap dilakukan masyarakat untuk berbagai keperluan.
“Di tengah dinamika kondisi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, kebutuhan masyarakat untuk melakukan perjalanan tetap berlangsung, baik untuk kepentingan pekerjaan, pendidikan, keluarga maupun aktivitas lainnya. Peningkatan volume penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam mendukung mobilitas antarkota,” ujar Cahyo.
KAI Daop 9 Jember, lanjut Cahyo, terus memantau perkembangan jumlah pelanggan sekaligus kondisi operasional perjalanan kereta api.
Kesiapan petugas, sarana, prasarana, hingga aspek pelayanan menjadi perhatian untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman dan selamat.
“Kami terus memantau perkembangan situasi dan mobilitas masyarakat. Seluruh jajaran KAI Daop 9 Jember kami pastikan siap memberikan pelayanan secara optimal. Keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” jelasnya.
Penumpang Diimbau Pantau Informasi Erupsi
KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanan dengan baik. Calon penumpang juga diminta memastikan jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket sebelum menuju stasiun.
Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui Access by KAI maupun kanal resmi KAI lainnya.
Khusus masyarakat yang melakukan perjalanan menuju wilayah yang berpotensi terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, KAI mengingatkan pelanggan untuk mengikuti perkembangan informasi serta arahan dari pihak berwenang.
“Keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi resmi mengenai perkembangan erupsi dan kondisi perjalanan. Bagi pelanggan yang melakukan perjalanan di wilayah yang berpotensi terdampak abu vulkanik, kami juga mengimbau untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi,” tutur Cahyo.
KAI Daop 9 Jember memastikan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga konektivitas perjalanan antarkota di tengah berbagai kondisi yang berkembang.



- Penulis: Redaksi
- Editor: Dhika Resta




Saat ini belum ada komentar