Apresiasi HUT RI 2025, Atlet Banyuwangi Dapat Bonus Rp 1,75 Miliar dari Bupati Ipuk
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 16 Agu 2025

Banyuwangi – Suasana HUT ke-80 Republik Indonesia di Banyuwangi semakin istimewa pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bonus senilai Rp 1,75 miliar kepada atlet dan pelatih berprestasi. Pemberian bonus dilakukan dalam acara tasyakuran kemerdekaan di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan.
Total ada 389 atlet dan pelatih yang menerima bonus tersebut. Mereka berasal dari berbagai cabang olahraga yang sukses mendulang medali di ajang nasional maupun daerah. Beberapa di antaranya adalah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025, Pekan Olahraga Daerah (Popda) 2024, Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Pepaperda), hingga Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas).
Penyerahan simbolis diberikan kepada 21 atlet dan pelatih terpilih. Dalam sambutannya, Ipuk menyatakan rasa bangga terhadap dedikasi para atlet. “Pemberian reward ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah. Semoga bisa memotivasi atlet di Banyuwangi untuk meraih prestasi,” kata Ipuk.
Menurutnya, keberhasilan para atlet adalah bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang mampu menghasilkan prestasi gemilang. Ia menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut sangat penting untuk diteladani generasi muda.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, M. Alfin Kurniawan, menyampaikan bahwa seluruh bonus sudah ditransfer pada Jumat, 15 Agustus 2025. “Total reward sebesar Rp 1,75 miliar diberikan kepada 389 atlet dan pelatih, yang meraih medali baik emas, perak, maupun perunggu. Reward sudah dikirim ke rekening masing-masing penerima,” terang Alfin.
Adapun besaran bonus berbeda-beda. Atlet peraih medali emas di PON menerima Rp 25 juta, sedangkan pelatih mendapat Rp 15 juta. Atlet peraih medali perak diganjar Rp 20 juta, sementara pelatih Rp 10 juta. Untuk medali perunggu, atlet memperoleh Rp 15 juta dan pelatih menerima Rp 7,5 juta.
Kebijakan ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga strategi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk terus memotivasi atlet agar berkompetisi lebih baik di ajang berikutnya. Dengan adanya bonus ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi menekuni bidang olahraga dan membawa nama harum Banyuwangi di level nasional maupun internasional.
- Penulis: Redaksi




Saat ini belum ada komentar