Warga Purwoharjo Dikejutkan Pria Depresi Gantung Diri, Polisi Pastikan Murni Bunuh Diri
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 18 Agu 2025

Banyuwangi – Suasana Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi mendadak gempar. Seorang pria berinisial KB ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tragis dengan leher terjerat kain. Korban yang berusia 46 tahun itu diketahui tinggal sendirian di rumahnya, Senin, 18 Agustus 2025.
Penemuan jasad korban pertama kali disaksikan oleh tetangga bernama LP. Ia tidak sengaja melihat tubuh korban saat melewati bagian belakang rumah yang pintunya terbuka. “Saksi melihat korban terbujur kaku di dalam rumahnya saat menjemur pakaian,” ujar Kapolsek Purwoharjo AKP Heru Slamet Hariyanto.
Usai memastikan kondisi tersebut, saksi langsung memberitahu aparat desa. Beberapa saat kemudian, pihak kepolisian bersama perangkat desa tiba di lokasi kejadian. Kondisi korban saat ditemukan sudah meninggal dengan tanda-tanda gantung diri, yaitu adanya bekas jeratan di leher.
AKP Heru menjelaskan, dari keterangan keluarga diketahui korban mengalami gangguan kejiwaan yang cukup lama. Selama enam tahun terakhir, korban bahkan pernah menjalani perawatan medis. Hal inilah yang memperkuat dugaan bahwa aksi nekat itu dilakukan karena faktor depresi berat.
Pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim Puskesmas Purwoharjo juga mengonfirmasi bahwa korban meninggal akibat gantung diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain seperti luka tusukan atau bekas hantaman benda keras. “Kondisi korban sudah meninggal dunia dengan luka memar pada leher,” tutur Heru.
Pihak keluarga menolak dilakukannya otopsi lebih lanjut. Mereka telah menerima kepergian korban dengan ikhlas. Setelah proses evakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Korban kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sidodadi. Proses pemakaman berlangsung sederhana namun penuh duka. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan resmi mengenai penerimaan atas kematian korban.
Tragedi gantung diri ini menambah perhatian masyarakat Banyuwangi terhadap pentingnya kesehatan mental. Banyak kasus bunuh diri di daerah ini dipicu oleh depresi berkepanjangan yang tidak tertangani dengan baik.
Kasus pria depresi gantung diri di Purwoharjo ini menjadi peringatan agar keluarga dan masyarakat lebih peka terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar mereka. Pendampingan, komunikasi, dan perhatian bisa menjadi kunci pencegahan agar kejadian serupa tidak lagi terulang.
- Penulis: Redaksi




Saat ini belum ada komentar