Breaking News
light_mode
Trending Tags

BEC ‘Ngelukat’ Gemparkan Malioboro di Jogja Fashion Carnival 2025

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 19 Agu 2025

Yogyakarta kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Jogja Fashion Carnival 2025 pada Minggu, 17 Agustus 2025. Ribuan penonton memadati jalan Malioboro, menyaksikan langsung kehadiran tamu spesial dari ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). Membawa tema “Ngelukat,” prosesi adat Using yang penuh filosofi, parade ini memancarkan pesona budaya dan kreativitas khas Banyuwangi.

Pembukaan parade ditandai dengan tarian Gandrung Banyuwangi, yang kemudian diikuti penampilan kostum-kostum megah melambangkan daur hidup masyarakat Using. Mulai dari upacara Selapan bayi, Mudun Lemah, sunatan, lamaran, hingga pernikahan dan mitoni, semuanya divisualkan melalui rancangan busana dengan detail rumit dan warna memukau.

Parade ini juga menampilkan national costum bertema Prambanan (Bandung Bondowoso) dan tokoh Sayu Wiwit, pahlawan dari Blambangan. Kehadiran keduanya menambah kekuatan visual sekaligus memperkaya narasi sejarah dalam karnaval kemerdekaan ini.

Reaksi penonton begitu meriah. Banyak yang mengabadikan momen dengan kamera ponsel mereka. Wisatawan asal Bandung, Denny Faza, menyebut barisan BEC sangat keren dengan kostum yang sarat nilai ritual. Sementara itu, wisatawan asal Prancis, Samuel Richard, merasa terpesona bisa melihat adat Indonesia dalam wujud parade busana internasional.

Mengangkat tema besar “Swarna Mahardhika” atau kemegahan yang bercahaya, Jogja Fashion Carnival tahun ini menampilkan parade dari gerbang barat Kepatihan hingga Gedung Agung Yogyakarta. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda DIY, Aris Eko Nugroho, menyebut kegiatan ini sebagai wadah kebangsaan sekaligus energi kemajuan daerah.

Salah satu talent BEC, Syahallah Cinta, yang tampil dengan kostum Sayu Wiwit, mengaku tampil di Jogja memberikan pengalaman berbeda. Ia menuturkan penonton di sana begitu antusias, bahkan banyak yang berasal dari mancanegara.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Ainur Rofiq, menegaskan BEC merupakan media promosi budaya yang mampu menjangkau publik lebih luas. “Momen ini sekaligus ajang untuk mengenalkan pariwisata Banyuwangi kepada masyarakat Nusantara dan wisatawan dunia,” tuturnya.

Kehadiran BEC di Jogja Fashion Carnival 2025 menjadi bukti kuat bahwa budaya lokal bisa tampil sejajar dalam kancah nasional, bahkan menggaung hingga internasional. Perpaduan seni, ritual, dan kreativitas sukses meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang menyaksikannya.*

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less