Breaking News
light_mode
Trending Tags

Waspada! Modus Jual Emas Palsu Berkedok COD di Banyuwangi, Korban Rugi Rp9 Juta

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUARA BANYUWANGI – Hati-hati membeli perhiasan emas melalui transaksi cash on delivery (COD). Modus penipuan dengan menawarkan kalung yang tampak seperti emas diduga terjadi di Banyuwangi. Salah satu korban harus menelan kerugian sekitar Rp9 juta setelah kalung yang dibelinya ternyata hanya berlapis emas.

Peristiwa tersebut terjadi saat transaksi COD di kawasan Taman Sritanjung Banyuwangi, Kamis (20/8/2026). Saat itu, korban membeli sebuah kalung yang ditawarkan oleh seorang perempuan dengan harga sekitar Rp9 juta.

Awalnya, korban sama sekali tidak menaruh curiga. Sebelum transaksi, kalung tersebut sempat diperiksa. Bagian kokot atau pengait kalung terlihat seperti emas asli. Terlebih, penjual juga menunjukkan surat yang disebut sebagai bukti atau dokumen pendukung perhiasan tersebut.

Namun, kecurigaan baru muncul setelah korban membawa kalung itu pulang.

Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bagian rantai kalung digosok hingga lapisan luarnya terkikis. Hasilnya cukup mengejutkan. Di balik lapisan berwarna emas tersebut ternyata terdapat logam yang bukan emas murni.

 

Diduga Terjadi Dua Kali dalam Sehari

Yang membuat masyarakat semakin resah, dugaan aksi dengan modus serupa disebut terjadi dua kali dalam satu hari, dengan korban yang berbeda.

Pola yang digunakan hampir sama, yakni menawarkan perhiasan yang diklaim sebagai emas dan melakukan transaksi secara langsung.

Dalam salah satu kejadian, penjual disebut membawa surat yang mengatasnamakan toko emas di Jember. Sedangkan dalam kejadian lainnya, surat yang digunakan disebut berasal dari Kalimantan.

Dokumen tersebut sempat membuat korban percaya bahwa perhiasan yang ditawarkan benar-benar emas. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih teliti, kondisi fisik perhiasan justru menunjukkan hal berbeda.

 

Nomor WhatsApp Terduga Pelaku Tidak Aktif

Setelah transaksi berlangsung, korban berupaya menghubungi penjual melalui nomor WhatsApp yang sebelumnya digunakan untuk berkomunikasi.

Kondisi itu membuat korban semakin kesulitan menghubungi pihak yang menawarkan kalung tersebut.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membeli emas, terutama melalui transaksi COD dengan pihak yang belum dikenal.

Jangan hanya melihat warna, surat, atau tampilan luar perhiasan. Sebelum menyerahkan uang dalam jumlah besar, pembeli sebaiknya melakukan pengecekan kadar dan keaslian emas di toko atau tempat pengujian yang terpercaya.

Jangan sampai kalung terlihat berkilau di luar, tetapi ternyata hanya menyimpan logam di dalamnya.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Dhika Resta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less