Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bersama Pemkab Banyuwangi, KAI akan Bangun Kantong Parkir Atasi Kemacetan Pelabuhan Ketapang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUARA BANYUWANGI – Kemacetan di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang kerap terjadi saat musim liburan atau peak season menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Salah satu langkah yang disiapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan adalah pemanfaatan lahan milik PT KAI di kawasan Stasiun Ketapang sebagai rest area sekaligus kantong parkir tambahan.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan PT KAI dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Kamis (20/8/2026).

“Rencananya, di sepanjang kawasan Stasiun Ketapang akan disiapkan rest area yang bisa menjadi kantong parkir tambahan untuk mengurai kemacetan di Pelabuhan Ketapang,” kata Ipuk, Jumat (21/8/2026).

 

Truk Parkir di Bahu Jalan Jadi Pemicu Kemacetan

Ipuk menjelaskan, kepadatan di kawasan Pelabuhan Ketapang meningkat seiring bertambahnya volume kendaraan pada masa peak season. Kondisi tersebut diperparah oleh kendaraan, khususnya truk, yang kerap berhenti dan parkir di bahu jalan menuju pelabuhan.

Dengan adanya rest area di kawasan Stasiun Ketapang, diharapkan kendaraan yang selama ini menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir dapat dialihkan ke lokasi yang lebih tertata.

Kantong parkir tersebut nantinya menjadi tambahan dari fasilitas parkir yang telah tersedia di kawasan Pelabuhan Ketapang dan Tanjungwangi.

 

Pemkab Banyuwangi Dorong Penguatan Infrastruktur

Selain menyiapkan kantong parkir, Pemkab Banyuwangi sebelumnya juga telah mengajukan sejumlah dukungan kepada Kementerian Perhubungan untuk mengatasi persoalan kepadatan lalu lintas menuju Pelabuhan Ketapang.

Usulan tersebut mencakup pelebaran jalan menuju pelabuhan, penguatan kapasitas dermaga, hingga percepatan pembangunan Jalan Tol Besuki-Banyuwangi.

Di sisi lain, peningkatan kapasitas sepasang dermaga di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk juga telah dimulai oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

Kedua dermaga tersebut ditingkatkan spesifikasi dan kapasitasnya agar dapat melayani penyeberangan kendaraan, termasuk truk berukuran besar.

“Semoga kolaborasi dengan berbagai pihak ini bisa mengatasi masalah kemacetan di Pelabuhan Ketapang. Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan stakeholder terkait,” ujar Ipuk.

 

Lahan 10 Hektare PT KAI Bakal Dioptimalkan

Advisor Direktorat Komersial PT KAI Suharjono mengatakan, penyediaan rest area di kawasan Stasiun Ketapang merupakan bagian dari dukungan perusahaan untuk membantu mengatasi kemacetan di Pelabuhan Ketapang.

Menurut Suharjono, PT KAI memiliki sekitar 10 hektare lahan di kawasan Stasiun Ketapang yang berpotensi dioptimalkan.

“Ini juga untuk optimalisasi aset PT KAI di Stasiun Ketapang. Nantinya selain menjadi rest area, juga akan menjadi pusat kuliner yang turut meningkatkan ekonomi warga sekitar,” kata Suharjono.

Pemanfaatan lahan tersebut diharapkan tidak hanya membantu mengurangi kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar Stasiun Ketapang.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Dhika Resta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less